5 Permasalahan Yang Umumnya Menyerang Ikan Discus

Ketika memelihara ikan Discus kemungkinan akan banyak tantangan yang akan Anda hadapi, Salah satunya persoalan yang membuat ikan Discus yang tidak mau makan. Sejatinya, tidak jadi masalah sih bila ikan Discus kehilangan nafsu makan. Tapi bila mode ngambek makan ini berjalan lama, maka perlu dicarikan solusi dengan segera.

Nah pertanyaannya ialah, mengapa sihh ikan Discus Anda tidak ingin makan? Bisa saja dia depresi sebab perombakan yang signifikan pada keadaan akuarium Anda. Walau terkadang penyakit ialah permasalahan yang paling umum terjadi ketimbang perubahan akuarium. Oleh karena itu, yukk kita bedah dan kupas habis mengapa sih ikan Discus tidak mau makan?

Penyakit pada ikan Discus

Bila ikan Discus punya Anda tidak mau makan lebih dari satu minggu, kemungkinan dia sudah terkena penyakit. Tentu Anda perlu cermat mengelai penyakit yang menjangkit.

Penyakit fisik luar umumnya mempunyai pertanda yang nampak terang di badan ikan Discus Anda. Dari sekian banyak penyakit, jamur menjadi panyakit yang menyebabkan ikan menjadi malas makan.

Infeksi White Spot

White Spot ialah penyakit ikan tropis yang berasal dari protozoa, namanya Ichthyophthirius multifiliis. Infeksi ini bukan hanya bisa menyebar, tapi dapat mengakibatkan kematian ikan bila tidak diobati dengan segera.

Pertanda jika ikan telah terkena penyakit ini ialah ada seperti bercak-bercak seperti lepuh putih di kulit dan insang sang ikan. Jika dari sisi gerak-geriknya, ikan yang terkena penyakit ini terlihat kurang bertenaga dan kehilangan selera makan. Wah menakutkan sekali ya?

Untuk menyembuhkannya, Anda dapat mengganti temperatur air akuarium dan menaburkan garam ikan. Umumnya pengatasan semacam itu benar-benar baik untuk sang ikan dan terbilang mudah dilakukan.

Dropsy and Popeye

Penyakit dropsy dan popeye ialah permasalahan ikan cakram intern yang umum. Pada umumnya, beberapa orang bisa melihat sendiri beberapa gejala penyakit ini saat ikan Discus itu tidak ingin makan sebagaimana mestinya, perutnya lebam, sampai matanya melotot atau melepuh. Tetapi tenang nih, Anda tidak boleh cemas, garam Epsom dapat kok dipakai untuk memudahkan sumbatan usus pada ikan Discus itu.

Hexamitiasis

Hexamitiasis ialah infeksi protozoa intern yang disebut penyakit menular. Ikan Discus yang terkena bisa diisolasi untuk beberapa waktu, guna menghindari penyebaran. Penyakit Hexamitiasis ini umumnya muncul akibat kepadatan bak ikan yang terlalu berlebih, keadaan air yang jelek, kekurangan gizi, dan keadaan yang membuat depresi seperti predatorisme antar ikan.

Kotoran menjadi putih dengan struktur berlendir, serta tingkahlaku ikan yang tidak biasa seperti berenang mundur dan bersembunyi ada di belakang bebatuan, kurus dan kehilangan selera makan ialah tanda-tanda awalnya penyakit ikan Discus ini. Akan tetapi, Anda tidak perlu cemas kok, sebab untuk mengatasi Anda bisa memeriksa pasokan air dan mungkin dengan obat Metronidazole.

Fish Tuberculosis

Lalu permasalahan berikutnya yang dapat menyerbu saat ikan Discus tidak mau makan ialah penyakit Fish Tuberculosis. TBC ikan berasal dari mikobakteri TBC yang diketemukan di kerikil akuarium, sisa-sisa makanan, dan puing-puing yang lain.

Gejala-gejala TBC ikan ialah kembung, kekurusan, pergerakan tersentak-sentak kala berenang dan cedera pada kulit. TBC ikan dan Popeye mempunyai gejala-gejala umum seperti kehilangan selera makan dan kelengkungan tulang belakang yang tidak biasa. Jika ini terjadi, Anda perlu segera mengatasinya dengan memberikan vitamin atau obat ikan dengan segera.

Nah sobat, itulah permasalahan yang sering terjadi pada ikan discus. Semoga dengan membaca artikel ini, Anda memiliki referensi untuk mengatasi apabila terjadi masalah ini pada ikan Anda. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment